Kupas Lebih Dalam Pengetahuan Kesehatan Reproduksi

kesehatan-reproduksi-perempuan-20220305123842

Kesehatan reproduksi adalah suatu keadaan sehat perempuan secara fisik, mental dan sosial secara utuh pada semua hal yang berhubungan dengan sistem dan fungsi serta proses reproduksi dan bukan hanya kondisi yang bebas dari penyakit dan kecacatan.

Kesehatan Reproduksi Perempuan

Masalah kesehatan reproduksi pada seorang perempuan sangat dirasakan ketika masa kesuburannya berakhir (menopause), meskipun sebenarnya seorang laki- laki juga akan menghadapi hal yang sama yaitu mengalami penurunan fungsi reproduksi (andropause) walaupun dalam hal ini kejadiannya lebih tua dibanding pada seorang perempuan.

Kesehatan adalah keadaan sejahtera dari badan, jiwa, dan sosial yang amat mungkin tiap tiap orang hidup produktif secara sosial dan ekonomis. Pemeliharaan kebugaran adalah upaya penanggulangan dan pencegahan problem kebugaran yang butuh pemeriksaan, penyembuhan dan/atau perawatan termasuk kehamilan dan persalinan.

Kesehatan Reproduksi (Kespro) perempuan  mutlak diketahui untuk bisa diterapkan kepada anggota keluarga dalam menanggulangi masalah reproduksi perempuan. Kesehatan Reproduksi menurut WHO adalah suatu keadaan fisik, mental dan sosial yang utuh, bukan hanya bebas dari penyakit atau kecacatan dalam segala faktor yang terkait dengan sistem reproduksi, kegunaan serta prosesnya.

Kondisi yang harus dimiliki oleh seorang perempuan untuk capai fertilitas yang maksimum :

Dia harus di dalam keadaan tubuh yang sehat;  yaitu harus bebas berasal dari penyakit dan kekurangan gizi yang bisa saja mempunyai dampak sterilitas atau ketidaksuburan atau mengurangi tingkat keselamatan janin.

Dia harus jalankan jalinan seksual secara tertib di dalam era suburnya, mulai berasal dari era awal tapi tidak terlalu awal agar membahayakan kesehatan bersama dengan bersama dengan bersama dengan bersama dengan kehamilan yang tidak pas waktunya.

Dia harus menjauhkan periode abstinen yang terlalu lama sebab berpisah bersama dengan bersama dengan bersama dengan bersama dengan pasangannya, menjauhkan prasangka yang membuktikan tabu untuk jalankan jalinan seksual selama era kehamilan dan era nifas atau era menyusui, dan  hal-hal tabu lainnya berdasarkan agama atau pertimbangan lainnya.

Dia harus sanggup mengganti pasangan reproduktifnya atau melacak pasangan alternatif jikalau pasangan laki-lakinya steril atau jadi impoten.

Dia harus sanggup mempunyai pasangan meskipun di dalam keadaan janda.

Bagaimanapun, ada perbedaan harus pada fertilitas maksimum bersama dengan bersama dengan bersama dengan bersama dengan jumlah maksimum anak yang sanggup selamat (anak pernah lahir hidup) (Easterlin, 1978). Sebagai contoh nutrisi berasal dari bayi dan anak yang baik sanggup sanggup memperpanjang periode menyusui agar memperpanjang era nifas dan bisa saja menunda awal berasal dari jalinan seksual hingga pembuahan seterusnya berharap dilakukan. Hubungan bersama dengan bersama dengan bersama dengan bersama dengan lebih berasal dari satu pasangan sanggup beresiko mempunyai dampak sterilitas atau ketidaksuburan melalui penyebaran penyakit kelamin, perihal seterusnya termasuk bisa saja sanggup memperlemah rasa tanggungjawab pada perawatan anak agar sanggup kurangi tingkat probabilitas hidup si anak. Oleh sebab itu memaksimalkan jumlah anak yang selamat bergantung pada jumlah yang optimal bukan pada jumlah yang maksimal untuk sejumlah variabel bebas ; fungsi yang mengkaitkan jalinan pada jumlah anak yang selamat dan variabel bebas seterusnya kadang sementara berwujud kurva terbalik bukan berwujud linier.

Kesehatan Reproduksi Remaja

Kesehatan reproduksi remaja adalah suatu kondisi sehat yang menyangkut sistem, fungsi dan proses reproduksi yang dimiliki oleh remaja. Pengertian sehat disini tidak semata-mata berarti bebas penyakit atau bebas dari kecacatan namun juga sehat secara mental serta sosial kultural.

Masalah Remaja

Program kesehatan reproduksi remaja mulai menjadi perhatian pada beberapa tahun terakhir ini karena beberapa alasan:

Ancaman HIV/AIDS menyebabkan perilaku seksual dan kesehatan y yreproduksi remaja muncul ke permukaan. Diperkirakan 20-25% dari semua infeksi HIV di dunia terjadi pada remaja. Demikian pula halnya dengan kejadian IMS yang tertinggi di remaja, terlebih remaja perempuan, pada klasifikasi usia 15-29.3

Meskipun angka kelahiran pada perempuan berusia di bawah 20 tahun menurun, jumlah kelahiran pada remaja meningkat karena pendidikan seksual atau kesehatan reproduksi serta pelayanan yang dibutuhkan.

Seandainya pengetahuan mengenai KB dan cara kontrasepsi meningkat pada pasangan usia subur yang sudah menikah, tak ada bukti yang menyuarakan hal serupa terjadi pada populasi remaja.

Pengetahuan dan praktik pada tahap remaja akan menjadi dasar perilaku yang sehat pada jenjang selanjutnya dalam kehidupan. Sehingga, investasi pada program kesehatan reproduksi remaja akan berkhasiat selama hidupnya.

Kelompok populasi remaja sangat besar; dikala ini lebih dari separuh populasi dunia berusia di bawah 25 tahun dan 29% berusia antara 10-25 tahun.

Menanggapi hal itu, karenanya Konferensi Internasinal Kependudukan dan Pembangunan di Kairo tahun 1994 menyarankan bahwa respons masyarakat kepada kebutuhan kesehatan reproduksi remaja haruslah berdasarkan informasi yang menolong mereka menjadi dewasa yang dibutuhkan untuk membikin keputusan yang bertanggung jawab.

Pengguguran, kehamilan dan kontrasepsi pada remaja

Pengguguran diartikan sebagai perbuatan menghentikan kehamilan dengan sengaja sebelum bayi dalam kandungan dapat hidup diluar kandungan (sebelum kehamilan 20 minggu atau berat bayi dalam kandungan masih kurang dari 500 gram) tanpa indikasi medis yang jelas.Pada remaja dikota besar yang mempunyai ragam Early sexual experience, late marriage, karenanya hal inilah yang menyokong terjadinya situasi sulit pengguguran biasanya terjadi di kota besar. Disinyalir bahwa dikala ini di Indonesia terjadi 2,6 juta pengguguran setiap tahunnya. Sebanyak 700.000 diantaranya pelakunya adalah remaja. Data mengenai pengguguran di Indonesia seringkali tak seperti itu pasti karena dalam proses kasus pengguguran baik si pelaku yang diaborsi ataupun yang mengerjakan indakan pengguguran tak pernah melaporkan kejadian tersebut, pun seringkali dilakukan secara bersembunyi bersembunyi. Pada pertemuan Konferensi Internasional Kependudukan dan Pembangunan (ICPD) di Kairo tahun 1994, sudah dikemukakan mengenai hak hak wanita dalam mendapatkan pelayanan Kesehatan Reproduksi yang baik, diantaranya bahwa mereka mempunyai hak mendapatkan pelayanan Pengguguran yang aman (safe abortion), hal ini dimaksudkan untuk menurunkan angka kematian maternal yang hal inilah yang mungkin adalah salah satu hambatan dalam upaya menyelenggarakan pelayanan pengguguran yang aman.

Pencegahan pengguguran adalah usaha yang seharusnya diutamakan terlebih dulu dalam upaya penurunan angka kematian maternal. Sebuah organisasi di Amerika Serikat/Kanada Ontario Consultant on Religious Tolerance sebuah organisasi yang mempunyai misi menurunkan angka pengguguran di Amerika Serikat mengemukakan mengenai mengapa terdapat perbedaan angka kehamilan tak diharapkan dan angka pengguguran, dimana kejadian di Eropa rupanya jauh lebih rendah dibandingkan di Amerika Serikat. Pada penelitian itu dikemukakan mengapa angka kehamilan yang tak diharapkan dan angka pengguguran di Eropa lebih rendah dari pada Amerika Serikat karena baik dari masyarakat ataupun pemerintahnya mempunyai beberapa situasi yang secara umum ditunjukkan sebagai berikut bahwa di Eropa kaum muda melihat kehamilan yang tak diharapkan dan pengguguran adalah malapetaka, sehingga mempunyai prioritas yang tinggi dalam mencegah situasi itu, remaja yang lebih bertanggung jawab atas reproduksinya, dan juga dari pihak pemerintah yang menyokong penelitian di bidang ini, menyokong advokasi dari organisasi religious, menyediakan alat kontrasepsi untuk remaja seperti kondom yang dapat dibeli dengan harga murah pun tidak dipungut bayaran, menyelenggarakan pendidikan reproduksi di sekolah dan memberikan informasi melewati media yang seluas luasnya. Situasi yang secara umum dapat terjadi pada proses seksual yang tak aman adalah: kehamilan yang tak diharapkan yang akan menjurus ke pengguguran atau kehamilan remaja yang beresiko, terinfeksi penyakit menular seksual,termasuk didalamnya HIV/AIDS. Upaya pencegahan yang direkomendasikan adalah: tak mengerjakan kekerabatan seksual. Seandainya sudah berkaitan direkomendasikan untuk memakai alat kontrasepsi terlebih kondom (pencegahan Infeksi Menular Seksual) atau alat kontrasepsi lain untuk mencegah kehamilan yang tak diharapkan, dan direkomendasikan untuk mempunyai pasangan yang sehat.

Infeksi Menular Seksual pada remaja

Di Amerika Serikat, remaja usia 15-17 tahun dan dewasa muda 18- 24 tahun adalah klasifikasi usia penderita IMS yang tertinggi dibandingkan dengan klasifikasi usia lain.10 Metaanalisis dari bermacam publikasi di Medline yang dilakukan oleh Chacko, dkk. 2004, mengemukakan bahwa prevalensi klamidia pada wanita usia 15 – 24 tahun di klinik keluarga berencana (KB) adalah: 3,0 -14,2% dan gonore 0,1% – 2,8%.11 Di Thailand, pada 1999 Paz-Bailey, dkk. mengerjakan penelitian di tiga sekolah kejuruan di Propinsi Chiang Rai. Mereka melaporkan bahwa dari 359 remaja wanita usia 15-21 tahun yang sudah mengerjakan kekerabatan seksual, dengan pemeriksaan lab polymerase chain reaction (PCR), 22 orang (6,1%) positif terinfeksi klamidia dan 3 orang (0,3%) terinfeksi gonore.12

Di Indonesia sendiri sampai dikala ini cara pencatatan dan pelaporan kunjungan berobat di sarana pelayanan kesehatan dasar tak dapat diwujudkan rujukan untuk memastikan besaran situasi sulit IMS/ISR. Data yang berasal dari laporan bulanan puskesmas dan rumah sakit pemerintah hanya mencantumkan dua ragam IMS adalah: gonore dan sifilis. Laporan tersebut juga tak mengerjakan analitik  berdasarkan klasifikasi usia dan ragam kelamin. Di Poli Divisi Infeksi Menular Seksual Departemen Ilmu Penyakit Kulit dan Kelamin Perjan RS Dr. Cipto Mangunkusumo, pada tahun 2004, Infeksi Kemaluan Non Spesifik (IGNS) pada wanita adalah penyakit yang terbanyak adalah 104 dari 541 kunjungan baru pasien wanita. Meskipun gonore ditemukan pada 17 pasien wanita dan trikomonas pada 11 pasien wanita.13

Pencegahan dan penanganan IMS/HIV/AIDS serta kesehatan reproduksi remaja adalah bagian dari paket kesehatan reproduksi esensial (PKRE), yang disetujui dalam Lokakarya Nasional Kesehatan Reproduksi Mei 1996, selain kesehatan ibu & buah hati (KIA) serta KB.14 Pada tahun 1999 Departemen Kesehatan melewati Direktorat Bina Kesehatan Keluarga mencoba mewujudkan keterpaduan PKRE tersebut, dengan menyusun langkah-langkah praktis PKRE di tingkat pelayanan kesehatan dasar menjadi beberapa bagian. Bagian tersebut adalah: kontrasepsi, pelayanan kehamilan, persalinan & nifas, perawatan pasca keguguran, kasus perkosaan, serta pemeriksaan IMS/ISR dan HIV di kalangan remaja. Pelayanan kesehatan reproduksi di tingkat pelayanan kesehatan dasar tersebut diharapkan dapat menurunkan risiko keguguran, kehamilan tak dikehendaki, persalinan pada usia muda, dan menurunkan angka IMS/ISR serta HIV pada remaja. Tapi, sampai dikala ini belum ada implementasi kongkrit, meskipun beberapa uji coba untuk memadukan pelayanan IMS dengan pelayanan KIA atau KB sudah dilakukan oleh Depkes dan lembaga lain.

  • Pelayanan Remaja yang direkomendasikan
  • Pelayanan kesehatan reproduksi yang direkomendasikan adalah:15,16
  • Konseling , informasi dan pelayanan Keluarga Berencana (KB)
  • Pelayanan kehamilan dan persalinan (termasuk: pelayanan pengguguran yang aman, pelayanan bayi baru lahir/neonatal)
  • Pengobatan infeksi saluran reproduksi (ISR) dan penyakit menular seksual (PMS), termasuk pencegahan kemandulan
  • Konseling dan pelayanan kesehatan reproduksi remaja (KRR)
  • Konseling, informasi dan edukasi (KIE) mengenai kesehatan reproduksi
  • Mengapa Remaja Perlu Mengenal Kesehatan Reproduksi.

Remaja perlu mengetahui kesehatan reproduksi agar mempunyai informasi yang benar mengenai proses reproduksi serta bermacam unsur yang berkaitan. Dengan informasi yang benar, diharapkan remaja mempunyai sikap dan tingkah laku yang bertanggung jawab mengenai proses reproduksi.

  1. Pengetahuan dasar yang perlu dikasih kepada remaja
  2. Pengenalan mengenai cara, proses dan fungsi alat reproduksi (aspek tumbuh kembang remaja)
  3. Mengapa remaja perlu mendewasakan usia kawin serta bagaimana merencanakan kehamilan agar layak dengan kemauannya dan pasangannya
  4. Penyakit menular seksual dan HIV/AIDS serta pengaruhnya kepada ykondisi kesehatan reproduksi
  5. Bahaya penerapan obat obatan/narkoba pada kesehatan yreproduksi
  6. Pengaruh sosial dan media kepada perilaku seksual
  7. Kekerasan seksual dan bagaimana menghindarinya
  8. Mengoptimalkan kecakapan berkomunikasi termasuk memperkuat kepercayaan diri agar cakap menangkal hal-hal yang bersifat negatif
  9. Hak-hak reproduksi

Rangkuman

Pengerjaan reproduksi adalah proses melanjutkan keturunan yang menjadi tanggung jawab bersama laki-laki ataupun perempuan. Sebab itu baik laki-laki ataupun perempuan seharusnya tahu dan mengerti mengenai bermacam aspek kesehatan reproduksi.

Cara Menjaga Kesehatan Ovarium

Sebagai perempuan kamu tentu mengetahui di dalam tubuh kita ini ada organ yang dinamakan ovarium. Organ ini memiliki peran yang sangat penting jika dikaitkan dengan kemampuan untuk bereproduksi.

Ovarium atau indung telur terbagi dua anggota didalam di kiri dan kanan pinggul. Manusia punyai dua ovarium yang berfungsi memproses sel telur dan mengeluarkan hormon esterogen dan progesteron, menurut keterangan Mary Jane Minkin, MD, profesor obstetri klinis, ginekologi, dan reproduksi di Yale School of Medicine.

Kedua hormon berikut merupakan hormon yang berperan penting atas pertumbuhan tubuh seorang perempuan dikala jaman pubertas seperti pengaruhi pertumbuhan payudara, menstruasi, dan pinggul yang membesar.

Estrogen dan progesteron juga buat persiapan rahim untuk pembuahan.

Berikut ini Popmama.com udah merangkum penjelasan berkenaan ovarium yang sehat dan subur berdasarkan penjelasan lebih dari satu sumber pakar.

Cara menjaga kebugaran ovarium bersama diet kaya nutrisi, delapan gelas air murni dan lakukan olahraga secara rutin.

Vitamin A adalah vitamin mutlak yang menolong menendang mengawali sistem pembelahan sel di dalam memproduksi telur. Makanan yang mengandung vitamin A meliputi telur, susu, bayam, labu dan wortel.

Sebuah kata peringatan: Vitamin A mampu jadi racun di dalam dosis tinggi, seseorang tidak boleh melebihi tunjangan harian yang dianjurkan terutama kala meminumnya di dalam bentuk suplemen atau pil.

Sementara vitamin D udah disebut-sebut untuk manfaatnya bagi kebugaran tulang, fakta yang tidak cukup diketahui adalah bahwa vitamin D memainkan peran mutlak di dalam kebugaran ovarium bersama mengatur kandungan hormon anti-Mullerian (AMH), sebuah hormon yang mampu menilai cadangan ovarium perempuan.

Makanan yang mengandung vitamin D terhitung salmon, jamur dan telur.

Sumber omega-3 meliputi salmon, mackerel, walnuts and soybeans. Selain jadi makanan yang lezat, asam lemak omega-3 berperan mutlak di dalam fluiditas membran dan kebugaran sel untuk menjaga dari kerusakan oksidatif dan meningkatkan kebugaran ovarium.

Sementara itu, perempuan yang ovariumnya sehat mempunyai ciri sebagai berikut :

  • Siklus haid lancar
  • Tidak seberapa sakit saat haid datang
  • Pola hidup sehat
  • Bisa mengelola stres dengan baik
  • Berat tubuh ideal, tidak terlalu kurus atau terlalu gemuk.

Layanan Kesehatan Reproduksi

Membahas tentang layanan kesehatan reproduksi, kita bersama harus sadar bahwa kesehatan merupakan hak asasi manusia dan salah satu unsur kesejahteraan yang harus diwujudkan sesuai bersama dengan cita-cita bangsa Indonesia sebagaimana dimaksud didalam Pancasila dan Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945. Salah satu bagian paling utama dari kebugaran adalah kebugaran reproduksi.

Pengertian kebugaran reproduksi hakekatnya telah tertuang didalam Pasal 71 Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 perihal Kesehatan yang menunjukkan bahwa kebugaran reproduksi merupakan situasi sehat secara fisik, mental, dan sosial secara utuh, tidak hanyalah bebas dari penyakit atau kecacatan yang perihal bersama dengan sistem, fungsi, dan proses reproduksi terhadap laki-laki dan perempuan.

Pemahaman kebugaran reproduksi tersebut terhitung pula adanya hak-hak tiap tiap orang untuk memperoleh service kebugaran reproduksi yang aman, efisien dan terjangkau layaknya dijabarkan didalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 61 Tahun 2014 perihal Kesehatan Reproduksi.

Ruang lingkup service kebugaran reproduksi menurut International Conference Population and Development (ICPD) 1994 terdiri dari kebugaran ibu dan anak, keluarga berencana, pencegahan dan penanganan infeksi menular seksual terhitung Human Immunodeficiency Virus (HIV) dan Acquired Immuno Deficiency Syndrome (AIDS), kebugaran reproduksi remaja, pencegahan dan penanganan komplikasi aborsi, pencegahan dan penanganan infertilitas, kebugaran reproduksi usia lanjut, deteksi dini kanker saluran reproduksi dan juga kebugaran reproduksi lainnya layaknya kekerasan seksual, sunat perempuan dan sebagainya.

Peduli Kesehatan Mental Sedini Mungkin

cari-tahu-informasi-seputar-kesehatan-mental-di-sini

Kesehatan mental merupakan dasar yang penting bagi seseorang karena kesehatan mental akan memengaruhi bagaimana seseorang memandang dirinya, lingkungan, dan memahami lingkungan sekitar.

Pahami Kesehatan Mental Anak

Kesehatan mental anak adalah bagaimana anak berpikir dan merasa mengenai dirinya sendiri dan dunia di sekelilingnya. Karena itu kesehatan mental berhubungan dengan bagaimana anak menghadapi tantangan dalam hidup. Memastikan anak grow happy di masa sekarang ini memang memiliki tantangan tersendiri.

5 Tips Menjaga Kesehatan Mental Anak

Berikut ini adalah beberapa tips untuk menjaga kesehatan mental anak yang cukup banyak terlewatkan oleh mama papa dalam membangun masa depan mereka.

Membuat Si Kecil Merasa Aman

Mendukung kebugaran mental anak secara lazim berarti mendukung meyakinkan Si Kecil miliki rasa aman, mendukung anak membangun jalinan yang baik bersama dengan orang lain, dan mendukung tumbuh kembangnya di rumah maupun di sekolah. Cara merawat kebugaran mental anak ini bisa dicapai diantaranya bersama dengan meyakinkan anak tinggal di lingkungan yang aman, di mana ia terasa diperhatikan, disayang, dihargai, dipercaya. Selain itu anak termasuk miliki jalinan baik serta saling yakin bersama dengan keluarga, teman, dan orang-orang di sekitarnya.

Menghindari Anak dari Kejadian Traumatis

Kebanyakan anak umur dini sesungguhnya tumbuh bersama kesegaran mental yang baik. Biasanya gangguan kesegaran mental sanggup berjalan seumpama ada kejadian traumatis yang memicu anak-anak yang sesungguhnya didalam situasi rentan mengalami gangguan kesegaran mental. Perubahan besar sanggup jadi keliru satu pemicunya. Misalnya ubah rumah atau miliki adik, di mana anak harus beradaptasi bersama lingkungan atau situasi baru.

Ajarkan Anak Mengelola dan Ekspresikan Emosi

Jika anak punyai keadaan mental yang baik, ia dapat mampu menjadi bahagia dan punyai pandangan positif terhadap dirinya, mampu studi dengan baik, mampu memecahkan persoalan dan bangkit dari keadaan yang sulit, mengelola dan mengekspresikan emosi dengan langkah yang positif, punyai pertalian yang baik dengan keluarga dan teman-temannya.

Ajak Anak Bermain

Bermain termasuk mutlak untuk menunjang kesehatan mental anak umur dini, lho. Saat bermain anak akan studi mengembangkan kapabilitas sosial emosionalnya, yang sudah pasti anggota mutlak dari kesehatan mental anak. Misalnya studi memecahkan masalah, studi menahan diri, studi berinteraksi bersama anak lain, dan mengembangkan kreativitasnya. Bermain termasuk merupakan kegiatan mengasyikkan yang bisa sebabkan anak merasa happy.

Kenali Gangguan Kesehatan Fisik dan Mental Anak

Perasaan negatif terhadap anak-anak kebanyakan akan segera berlalu. Tetapi sekiranya berkepanjangan, maka Moms mesti mendukung anak mengatasinya. Mengenali tanda-tanda anak mungkin mengalami masalah kebugaran mental bisa mendukung Moms segera melaksanakan langkah memelihara kebugaran mental anak bersama dengan tepat. Sama seperti masalah terhadap kebugaran fisik anak, untuk memelihara kebugaran mental anak, Moms mesti berdiskusi bersama dengan ahlinya untuk mendapat solusi yang tepat. Beberapa tanda-tanda yang bisa Moms perhatikan adalah jikalau anak keluar sedih dan mudah marah yang berlebihan secara terus menerus, merasa terlampau cemas, kegelisahan atau mimpi buruk, berkenan sendiri terus menerus, tidak bisa berkonsentrasi, mengalami pergantian drastis di dalam pola makan atau pola tidurnya, dan lain sebagainya.

Mengenal Kesehatan Mental Bagi Remaja

Anak-anak dan remaja membutuhkan kesehatan mental yang baik untuk berkembang dengan cara yang sehat, membangun hubungan sosial yang kuat, beradaptasi dengan perubahan, dan menghadapi tantangan hidup.

Anak remaja dengan kesehatan mental yang baik seringkali memiliki ciri-ciri sebagai berikut :

  • Merasa lebih bahagia dan lebih positif tentang diri mereka sendiri dan menikmati hidup
  • Bangkit kembali dari kekesalan dan kekecewaan
  • Memiliki hubungan yang lebih sehat dengan keluarga dan teman
  • Melakukan aktivitas fisik dan makan makanan yang sehat
  • Terlibat dalam kegiatan
  • Memiliki rasa pencapaian
  • Bisa bersantai dan tidur nyenyak
  • Merasa nyaman di komunitas mereka.

Upaya Menjaga Kesehatan Mental bagi Remaja

Berbicara dari hati ke hati bersama dengan anak remaja Anda tentang situasi dan kesehatan mentalnya adalah cara awal yang mesti Anda melaksanakan sebagai orangtua. Jika Anda merisaukan kesehatan mental anak, mulailah bersama dengan mengajaknya berbicara.

Berbicara bersama dengan anak tentang bagaimana perasaan mereka menyatakan bahwa mereka tidak sendirian dan bahwa Anda, sebagai orangtua, peduli. Selain itu, anak juga mungkin memerlukan pertolongan Anda untuk memperoleh pertolongan profesional. Berikut adalah sebagian inspirasi untuk mendorong anak remaja bicara bersama dengan Anda tentang perasaan mereka:

Katakan bahwa lebih-lebih orang dewasa pun mempunyai kasus yang tidak bisa mereka merampungkan sendiri. Tunjukkan bahwa lebih ringan untuk memperoleh pertolongan kecuali Anda mempunyai pertolongan orang lain.

Beri sadar anak Anda bahwa bukan perihal yang aneh kecuali anak muda mulai khawatir, stres, atau sedih. Juga beri sadar mereka bahwa membuka anggapan dan perasaan spesial bisa menakutkan.

Beri sadar anak Anda bahwa membicarakan suatu kasus sering kali bisa menunjang letakkan segala sesuatunya ke didalam perspektif dan mengakibatkan perasaan menjadi lebih jelas. Seseorang bersama dengan pengalaman yang lebih banyak atau tidak sama – layaknya orang dewasa – mungkin bisa menyarankan opsi yang belum terpikirkan oleh mereka.

Sarankan sebagian orang lain yang bisa diajak bicara oleh anak Anda kecuali mereka tidak mengidamkan bicara bersama dengan Anda – misalnya, bibi atau paman, kawan keluarga dekat, pelatih olahraga atau pemuka agama terpercaya, orang yang lebih tua atau dokter umum.

Beri sadar anak Anda bahwa bicara bersama dengan dokter lazim atau profesional kesehatan lainnya berbentuk rahasia. Para profesional ini tidak bisa memberi sadar orang lain, kecuali mereka merisaukan keselamatan anak Anda atau keselamatan orang lain.

Tekankan bahwa anak Anda tidak sendirian. Anda akan berada di sana kapan pun mereka siap untuk berbicara.

Jika Anda mengemukakan kekhawatiran kepada anak Anda, mereka mungkin menampik pertolongan apa pun atau menyebutkan tidak tersedia yang salah. Banyak anak muda tidak sudi mencari pertolongan sendiri. Jadi, Anda mungkin mesti menyebutkan bahwa Anda risau tentang mereka dan akan mencoba untuk memperoleh nasihat profesional. Sebaiknya dorong anak untuk turut bersama.

Menjaga Kesehatan Mental di Masa Pandemi

Sejak Covid-19 merebak pada awal 2020, kesehatan mental udah menjadi kegelisahan banyak kalangan di bidang kesehatan. Banyak pasien Covid-19 membuktikan tanda-tanda depresif, kecemasan, dan stres pasca-trauma, baik yang meniti isolasi di rumah sakit maupun di rumah.

Sejumlah riset kesehatan mental Covid-19 menemukan asumsi negatif dan pengalaman tidak baik berkaitan bersama isolasi dalam jangka selagi lama. Manusia pada dasarnya adalah makhluk sosial supaya perlu sosialisasi. Perasaan sendiri atau terisolasi dapat tingkatkan tekanan mental pasien.

Bukan hanya pasien positif Covid-19, masyarakat pada kebanyakan  terhitung hadapi ancaman kesehatan mental  dikarenakan ada pembatasan sosial yang punya tujuan menekan angka penularan virus corona. Situasi yang serba menghalangi gerak sehari-hari dapat mengundang perasaan tertekan atau stres.

Awalnya, orang akan terasa bosan disaat perlu banyak berdiam diri di rumah. Lama-kelamaan, kebosanan itu dapat berkembang menjadi depresi dan masalah kecemasan. Terlebih seumpama ada pemicu layaknya terkena pemutusan interaksi kerja atau usahanya terkena efek pandemi. Untuk itu, pemerintah memiliki gugus tugas kesehatan mental Covid-19 yang bertugas membantu masyarakat yang rentan atau udah mengalami masalah mental selama pandemi.

Tips Betah dan Bahagia di Rumah Selama PPKM

Pemerintah udah menetapkan keputusan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) untuk menghindar penularan Covid-19. Tak bisa dipungkiri, PPKM juga bisa menjadi segi risiko kebugaran mental Covid-19 bagi lebih dari satu masyarakat. Untuk mengantisipasinya, coba tips betah dan suka di rumah sepanjang PPKM selanjutnya ini:

Tetap berkomunikasi

Berkat Internet, kita masih bisa bercengkerama dengan kawan-kawan lewat telepon atau video call. Manfaatkan teknologi ini untuk tetap menjaga komunikasi dengan orang lain, termasuk mencurahkan isi hati yang menjadi beban.

Cari hiburan online

Hiburan pun bisa dicari di Internet. Kita bisa menikmati konser penyanyi atau band favorit, juga menonton film komedi yang memancing kita untuk tertawa dan bahagia.

Istirahat cukup

Tubuh harus cukup  beristirahat, bila fisik sehat, kesehatan mental turut terjaga.

Bangun pikiran positif

Pikiran positif bisa terbangun dari banyak hal. Relaksasi, Yoga atau meditasi bisa menjadi salah satu cara. Bila perlu, konsultasi dengan psikolog atau psikiater  untuk mendapatkan nasihat yang positif untuk mencegah masalah kesehatan mental di era pandemi Covid-19.

Seberapa Penting Kesehatan Mental Menurut WHO?

Menurut WHO, kesehatan mental adalah kondisi sejahtera seseorang, ketika seseorang menyadari kemampuan dirinya, mampu untuk mengelola stres yang dimiliki serta beradaptasi dengan baik, dapat bekerja secara produktif, dan berkontribusi untuk lingkungannya.

Penyebab Masalah Kesehatan Mental

  • Tekanan/masalah dalam kehidupan sehari-hari: pekerjaan, pertemanan, keluarga
  • Trauma dan kehidupan masa kecil yang kurang menyenangkan
  • Tidak memiliki support system
  • Perubahan fisik
  • Adanya masalah fisik yang serius
  • Gaya hidup yang tidak sehat
  • Memiliki keluarga yang mengalami masalah kesehatan mental
  • Tanda-tanda Masalah Kesehatan Mental

Bila seseorang mengalami masalah kesehatan mental, umumnya terdapat perubahan yang terjadi dalam pikiran, perasaan, dan perilaku. Berikut ini adalah tanda-tandanya:

  1. Pikiran
  2. Memiliki banyak pemikiran negatif;
  3. Tidak dapat berpikir dengan jernih sehingga sulit untuk membuat keputusan;
  4. Lebih lamban dalam berpikir;
  5. Memiliki pemikiran yang berbeda dengan kenyataan;

Perasaan:

  1. Perubahan emosi yang cepat;
  2. Merasa tidak berdaya atau putus asa;
  3. Mudah merasa sedih, marah, cemas, dan takut lebih dari biasanya;
  4. Mati rasa
  5. Perilaku
  6. Tidak memiliki energi untuk melakukan aktivitas
  7. Menghindar dari pekerjaan atau lingkungan sekitar
  8. Hanya ingin sendiri
  9. Sulit makan atau tidur
  10. Makan atau tidur lebih dari biasanya
  11. Berkelahi dengan lingkungan sekitar
  12. Memiliki rasa sakit atau nyeri yang tidak dapat dijelaskan

 

Membahas Seberapa Penting Kesehatan Lingkungan Di Sekitar Anda

Kesehatan-Lingkungan

Secara garis besar, kesehatan lingkungan adalah bicara tentang lingkungan yang bersih dan mampu memenuhi standar kebersihan layak hidup. Namun kali ini mimin ingin mengupas lebih dalam mengenai kesehatan lingkungan secara lebih luas.

Membangun Kesehatan Lingkungan Kerja

Keselamatan dan kesehatan lingkungan kerja adalah sebuah suasana di mana lingkungan kerja Anda secara fisik, nampak bersih dan nyaman. Tidak tersedia sampah, debu, kotoran, serangga, dan lain-lain. Keselamatan dan kesehatan kerja (K3) yang terkontrol dengan baik, akan berdampak positif bagi karyawan dan perusahaan.

Ketika karyawan bekerja di lingkungan kerja yang sehat, maka ia akan bisa bekerja secara optimal dan maksimal. Berbeda kala kesehatan lingkungan kerja tidak terjaga, di mana virus, kuman, dan bakteri berkembang dengan bebas sehingga menghasilkan penyakit.

Untuk lebih lengkapnya, simak ulasan di bawah ini tentang kegunaan merawat kesehatan lingkungan kerja bagi karyawan dan perusahaan!

Menjauhkan Penyakit

Salah satu alasan utama mengapa amat penting untuk memelihara keselamatan dan kesegaran kerja adalah untuk menjauhkan penyakit akibat lingkungan kerja yang tidak terawat dengan baik. Seperti yang telah kita semua ketahui bahwa kuman, virus, dan bakteri lebih gampang berkembang di lingkungan yang kumuh dan kotor.

Jika lingkungan kerja Anda tidak terawat dan tidak terjaga kebersihannya dengan baik, maka banyak ragam type penyakit dapat dengan gampang terlihat dan menyerang kita semua. Masalah kesegaran layaknya penyakit diare, flu, alergi, kasus pernapasan, dan juga penyakit lain dapat gampang berkunjung dan mengancam kesegaran Anda jikalau tidak tersedia sistem kebersihan yang tahu di lingkungan kerja.

Hal ini tentu saja akan membuat Anda dan karyawan lain merasa tidak nyaman jika harus bekerja dalam waktu yang lama di lingkungan kerja yang tidak sehat. Oleh sebab itu, untuk menghindari hal buruk pada kesehatan karyawan, perusahaan hendaknya memiliki sistem kebersihan yang jelas sehingga lingkungan kerja tetap bersih setiap harinya.

Meningkatkan Produktivitas

Sudah pasti Anda merasa lebih produktif dan semangat kala bekerja di area yang bersih dan nyaman. Sebaliknya, Anda tidak dapat betah berlama-lama bekerja di area yang kotor. Oleh dikarenakan itu mutlak merawat kebugaran lingkungan kerja demi produktivitas. Ketika lingkungan kerja Anda bersih, tidak tersedia debu maupun kotoran, dan seluruhnya tertib rapi, gagasan kreatif condong lebih mudah muncul. Berbeda kala area Anda tidak terjaga dan terawat, cuma dapat tersedia rasa sumpek dan penat selama bekerja.

Menjaga Sistem Kerja Tetap Efisien dan Efektif

Di samping dua alasan memelihara kesegaran karyawan dan produktivitas, memelihara kesegaran lingkungan kerja penting untuk memelihara proses kerja selamanya efisien dan efektif. Ketika perusahaan punyai lingkungan kerja yang sehat secara fisik maka proses kerja yang udah ditetapkan dapat gampang dijalankan. Hal yang sama tidak dapat terjadi ketika kondisi lingkungan kerja tidak terawat dan kumuh.

Contoh mudahnya, perusahaan besar layaknya Google sedia kan banyak fasilitas di lingkungan kerja untuk karyawannya. Fasilitas ini telah seharusnya dijaga, dibersihkan, dan dirawat kesehatannya supaya kegunaan utamanya mampu berjalan. Bagaimana kecuali fasilitas kantor Google yang ditujukan untuk karyawan tidak dijaga kesehatannya? Tentu saja sistem kerja perusahaan tidak dapat berjalan bagaimana semestinya.

Meningkatkan Mood

Keselamatan dan kebugaran lingkungan kerja yang terjaga akan menaikkan mood para karyawan. Bayangkan bagaimana kecuali Anda harus bekerja di tempat kumuh dan kotor yang sama sekali tidak baik bagi kesehatan. Apakah Anda mulai puas dan termotivasi? Apakah Anda akan senantiasa bersemangat untuk menyelesaikan pekerjaan? Tentu jawabannya tidak. Anda cuma akan mulai tertekan, suntuk, sumpek, dan stres. Oleh dikarenakan itu, perlu untuk meyakinkan kebugaran lingkungan kerja terjaga.

Membentuk Hubungan Kerja yang Baik

Di dalam lingkungan kerja yang sehat, interaksi antar teman kerja dan atasan bakal lebih ringan dilakukan. Komunikasi dapat berlangsung lancar antar divisi dan posisi. Tidak terkendala oleh masalah kebugaran lingkungan kerja. Bayangkan bagaimana jika lingkungan kerja Anda tidak terjaga, jangankan bekerja, berkomunikasi bersama teman kerja yang lain saja udah enggan. Bahkan bisa saja Anda malas pergi bekerja jika lingkungan kerja tidak sehat.

Dalam membentuk pertalian kerja yang baik antar teman kerja ataupun bawahan, Anda tentunya memerlukan alat impuls yang tepat untuk bisa diberikan kepada mereka. Salah satu pilihan yang bisa Anda pakai adalah Sodexo ePass. E-Voucher ini bisa diberikan sebagai keliru satu bentuk hadiah didalam program impuls di perusahaan Anda. Pengiriman voucher terlampau praktis, dikarenakan bisa dijalankan melalui email. Nantinya, penerima voucher bakal punya kebebasan untuk berbelanja di berbagai toko online dan gerai toko offline semua Indonesia. Total lebih dari 380 merchant dan 21.000 outlet yang terima Sodexo ePass.

Ada banyak aspek didalam perusahaan yang terpengaruh oleh kesegaran lingkungan kerja. Mulai dari kesegaran karyawan, produktivitas, sistem kerja, hingga hal basic seperti komunikasi. Mengingat tersedia banyak hal ini, sudah semestinya kalau perusahaan menerapkan sistem yang jelas untuk menjaga kesegaran lingkungan kerja.

Belajar Sedikit Tentang Kesehatan Lingkungan Rumah Sakit

Kesehatan lingkungan rumah sakit adalah upaya pencegahan penyakit dan/atau gangguan kesehatan dari faktor risiko lingkungan untuk mewujudkan kualitas lingkungan yang sehat baik dari aspek fisik, kimia, biologi, maupun sosial di dalam lingkungan rumah sakit.

Sanitasi adalah suatu upaya pencegahan penyakit yang menitikberatkan kegiatannya kepada usaha-usaha Kesehatan lingkungan hidup manusia. Menurut WHO, sanitasi lingkungan (environmental sanitation) adalah upaya pengendalian semua aspek lingkungan fisik manusia yang mungkin mengundang atau dapat mengundang hal-hal yang merugikan bagi perkembangan fisik, Kesehatan dan energi tahan hidup manusia.

Rumah sakit sebagai institusi pelayanan kesehatan yang didalamnya terdapat bangunan, peralatan, manusia (petugas, pasien dan pengunjung) dan kesibukan pelayanan Kesehatan, disamping dapat membuahkan efek positif berwujud product pelayanan kesehatan terhitung dapat mengundang efek negatif berwujud pencemaran lingkungan, sumber penularan penyakit yang dapat menahan proses penyembuhan dan pemulihan pasien.

Adapun target berasal dari kesibukan Inspeksi Kesehatan Lingkungan (IKL) di Rumah Sakit Islam adalah untuk mewujudkan kualitas lingkungan yang sehat, bersih, dan nyaman bagi tempat tinggal sakit baik berasal dari aspek fisik, kimia, biologi, radioaktivitas maupun sosial dan juga memelihara sumber energi manusia tempat tinggal sakit, pasien, pengunjung dan masyarakat yang ada di kurang lebih tempat tinggal sakit berasal dari aspek risiko lingkungan dengan langkah memicu jadwal pembinaan 2 (dua) kali dalam setahun.

Kegiatan IKL Rumah Sakit Islam dilaksanakan terhadap tanggal 14 Juni 2021 oleh Tim Kesehatan Lingkungan (Kesling) Dinas Kesehatan Kota Mataram. Tim Kesling melakukan IKL sesuai dengan Permenkes RI No. 7 Tahun 2019 tentang Kesehatan Lingkungan Rumah Sakit. Adapun hasil yang ditemukan adalah daerah sampah sudah tertutup dan dilapisi dengan plastik kuning untuk sampah infeksius dan hitam untuk sampah organik. area pengolahan dan penyajian makanan sudah mencukupi syarat. Setelah itu, tim Kesling melakukan pengambilan sampel air dan makanan yang memiliki tujuan untuk kurangi risiko terjadinya infeksi silang. Sampel bakteriologi di check di laboratorium Dinas Kesehatan Kota Mataram.

Rumah Sakit Islam sudah mencukupi persyaratan sesuai dengan Permenkes RI No. 7 Tahun 2019, meskipun ada lebih dari satu komponen yang belum dilaksanakan gara-gara belum punyai sarana berwujud peralatan pemantauan kualitas lingkungan sedikitnya dan belum punyai tenaga sanitarian.

Prioritaskan Juga Kesehatan Lingkungan Masyarakat

Kesehatan lingkungan merupakan cabang dari ilmu kesehatan masyarakat yang mencakup semua aspek alam dan lingkungan yang mempengaruhi kesehatan manusia. Kesehatan lingkungan berfokus pada kealami dan penciptaan lingkungan yang memberikan keuntungan pada manusia.

Masyarakat mesti disadarkan akan pentingnya kesehatan lingkungan yang baik jikalau mendambakan menciptakan komunitas yang sehat dan bahagia. Apabila mereka bisa merawat lingkungan bersama dengan baik secara tanggung jawab, munculnya banyak penyakit, yang biasanya karena ada lingkungan kotor, bisa dihindari.

Saat laksanakan proses inisiasi pengenalan kesehatan lingkungan, dibutukan kesadaran segenap elemen masyarakat supaya obyek berasal dari terciptanya kesehatan secara menyeluruh bisa dirasakan oleh semua pihak yang nantinya kegunaan berasal dari kesehatan lingkungan termasuk bisa menguntungkan segenap masyarakat.

Komitmen kuat berasal dari didalam diri tiap-tiap orang di satu lingkungan selanjutnya menjadi proses awal yang mesti dibangun. Tanpa ada kesepakatan dan komitmen bersama, tidak mungkin kesehatan lingkungan bisa tercipta mengingat jikalau lingkungan satu tidak terjaga kebersihannya, maka hal ini akan mempengaruhi buruknya kebersihan tempat lainnya.

Terciptanya masyarakat sehat yang independent dan berkemampuan akan menjadi harapan tersendiri kala mereka sukses mengaplikasikan kesehatan lingkungan bersama dengan baik. Jika masyarakat sehat, maka hal ini akan menciptakan generasi yang independent terlebih secara finansial karena jiwa dan badan yang sehat pastinya akan menambahkan impuls tersendiri serta rasa fokus bagi mereka didalam bekerja.

Mereka tidak akan terbebani untuk berobat ke dokter supaya konsentrasi didalam bekerja akan makin lama meningkat. Ketika mereka telah independent secara finansial, maka mereka berkemampuan untuk mengaktulisasikan diri didalam kehidupan masing-masing.

Saat mobilisasi masyarakat supaya paham pentingnya kebersihan bagi kehidupan, mereka perlu misal konkret yang bisa dilihat berasal dari program pemerintah didalam menunjang kesehatan lingkungan termasuk menjadi bentuk bantuan pemerintah supaya masyarakatnya selalu berfokus terhadap penciptaan lingkungan yang lebih baik.

Pelaksanaan lebih dari satu aktivitas didalam menggalang kesadaran masyarakat untuk merawat lingkungannya selalu bersih bisa dilaksanakan bersama dengan program pembersihan massal di tempat yang sangat mungkin tempat berkumpulnya sumber penyakit layaknya tempat pembuangan sampah akhir, sungai, gorong-gorong, sampai rumah tiap-tiap warga bisa mewujudkan terbangunnya komunitas pecinta kebersihan.

Pemberian pelatihan bagi usaha kebersihan termasuk bisa diadakan oleh dinas kesehatan supaya masyarakat bisa menambahkan setidaknya usaha pertama didalam menghambat penyebaran penyakit di sebuah lingkungan. Pastikan masyarakat termasuk senang secara aktif dan partisipatif mengkomunikasikan persoalan apa yang berlangsung didalam lingkungannya berkenaan bersama dengan kesehatan supaya koordinasi antara dinas kesehatan bersama dengan masyarakat didalam merawat kesehatan lingkungan selalu berhubungan bersama dengan baik.

Hello world!

Welcome to WordPress. This is your first post. Edit or delete it, then start writing!